Kamis, 28 Maret 2019

Wahai Para Suami, Trik ini bisa meredam EMOSI,KEMARAHAN atau OMELAN sang istri kepada anda dengan CEPAT!!!!



Becce, bukan nama sebenarnya. Hari itu dia merasa kesal sekali terhadap perkataan suaminya semalam.Sudah capek seharian mengurus si kecil seharian. Mulai dari mencuci pakaian, membuatkan susu, sampai menyapu dan mengepel lantai. Rasanya tulangnya mau patah dan remuk. Dia sudah mempunyai keinginan menumpahkan semua amarahnya hari ini kepada suaminya. Biar suaminya tahu apa yang sudah dia kerjakan setiap hari.

Waktu yang dia tunggu-tunggu pun tiba. Semua kata-kata sudah dia rancang dalam pikirannya. Biar tahu rasa, pikirnya dalam hati. Becce pun siap-siap. Dia menarik nafas dalam-dalam. Suaminya pun datang. Langsung dia mau marah dan ups….tiba-tiba suaminya tersenyum dan menggeleng-geleng

kepala seperti Mr. Bean. Becce binggung dan terdiam sebentar. Kemudian dia tertawa terpingkal-pingkal. Ha….ha…he…he…he…Wajah suaminya lutu

banget…..Akhirnya amarah yang dia pendam pun hilang seketika. Becce pun

nggak bisa marah lagi…. Gara-gara mimik lutu sang suami….

He…he…he….wah  ternyata  nggak  sia-sia  nih  nonton  film  Mr.  Bean  dapat

meredam amarah si istri. Makanya boleh juga nonton yang lucu-lucu sekali-kali. Daripada nonton yang serem-serem.

Gimana nih niru mimik wajah MR.BEAN untuk meredam amarah, ini caranya:


-   Amati wajah sang istri yang mau marah. Biasanya adanya perubahan pada wajah mereka seperti muka menjadi merah, gerakan mata terfokus tajam, bahu sedikit terangkat, pola nafas dalam..

-   Ketika anda tahu bahwa mereka mau benar-benar marah kepada anda, buatlah sebuah petanda dengan menggerakkan kepala anda, alis mata, bola

mata, mulut persis seperti MR.BEAN. Atau anda boleh juga melakukan sesuai dengan ide anda seperti badut, atau tiru wajah binatang juga boleh seperti monyet.

-   Lakukan secara berulang-ulang sampai amarah pasangan anda menjadi reda.

-  Setelah amarahnya reda, barulah melakukan perkataan dari hati ke hati biar masalahnya menjadi TUNTAS…tasssss….

-  Jika cara ini juga belum membuat marah istri anda redah bahkan ngomel-ngomelnya semakin kencang, anda bisa menggunakan jurus terakhir, yaitu : sumpel mulutnya dengan 1 ikat uang merah kemudian kecup keningnya lalu katakan “ Maaf sayang, besok mau belanja dmn? “ .Menurut pengalaman saya, jurus ini bisa menghentikan amarah dan omelan dalam hitungan detik hehehehe

Selamat mencoba. Semoga bermanfaat bagi anda, ini hanyalah sebuah pengalaman pribadi saya dalam kehidupan. Saya tidak tahu apakah ini cocok atau tidak sama anda.Yang penting berbagi dan berbagi.

Dokter Pikiran

Rabu, 27 Maret 2019

INI SOLUSI BUAT ANDA YANG MENGALAMI KECEMASAN BERLEBIHAN



Anxiety disorder adalah salah satu gangguan kesehatan mental yang umum terjadi di masyarakat. Gangguan kesehatan mental ini sering juga disebut dengan gangguan kecemasan. Sebagian dari masyarakat di Indonesia mengalami anxiety disorder karena mengalami stres dan rasa kekhawatiran.
Gangguan kecemasan bisa datang secara tiba-tiba. Kadang kecemasan ini membuat seseorang memikirkan malapetaka atau firasat yang entah datangnya dari mana, perasaan tersebut muncul begitu saja.
Setiap orang pasti pernah merasakan perasaan cemas, bahkan sering merasa cemas pada waktu-waktu tertentu. Perasaan cemas biasanya muncul ketika seseorang menghadapi masalah di tempat kerja, menghadapi ujian, atau saat membuat sebuah keputusan penting.
Kecemasan merupakan reaksi alami yang terjadi pada manusia. Sikap ini merupakan respon biologis yang menandakan seseorang memahami akan adanya bahaya dan ancaman. Respon biologis tersebut meliputi detak jantung yang berdetak kencang, sulit bernapas, gemetar pada tangan dan kaki yang disertai dengan keringat.
Kecemasan berubah menjadi masalah kesehatan mental jika kecemasan tersebut berdampak pada kemampuan seseorang menjalani hidup. Waspadai jika seseorang yang cemas sudah sampai pada tahap berikut:
o    Mengalami rasa cemas yang sangat kuat atau bertahan lama
o    Mengalami ketakutan yang tidak sesuai dengan situasi
o    Mengalami kekhawatiran yang sulit dikendalikan
o    Secara teratur mengalami gejala kecemasan, yang bisa tergolong sebagai serangan panik
o    Merasa sulit untuk menjalani kehidupan sehari-hari

Ada asap pasti ada apinya. Artinya kecemasan ini hanyalah Simtom atau gejala yang muncul baik secara pikiran, perasaan dan fisik dan tentunya ada penyebabnya.

Prinsipnya sederhana. Segala sesuatu perasaan tidak nyaman yang dirasakan hanyalah sebuah bentuk komunikasi dari Pikiran bawah sadar ke pikiran sadar bahwa di level pikiran bawah sadar ada masalah yang perlu diselesaikan.

Berdasarkan pengalaman praktek saya selama 11 tahun ada 2 penyebab utama kecemasan berlebihan, yaitu Trauma Masa lalu dan  Emosi negative yang dipendam bertahun-tahun seperti marah, kecewa,sedih, dendam, perasaan bersalah, malu baik yang disebabkan oleh peristiwa masa lalu dan tidak terjadi lagi di masa sekarang maupun oleh peristiwa masa lalu dan masih terjadi di masa sekarang.

Jadi cara terbaik untuk mengatasi kecemasan berlebihan adalah temukan dulu emosi negative yang menjadi penyebabnya, setelah diketahui emosi negative  dibalik kecemasan tersebut baru kita netralisir emosinya. Ketika emosi negative penyebab utama dari kecemasan tersebut berhasil dinetralisir maka kecemasan akan berangsur-angsur hilang seiring waktu.

Kenapa berangsur-angsur dan tidak langsung hilang? Kalau anda menyiram api sampai padam, tentunya asapnya tidak akan langsung hilang bukan? Tapi seiring padamnya api, maka secara berangsur angsur asapnya akan hilang dengan sendirinya.

Ada banyak teknik terapi yang bisa digunakan untuk menetralisir emosi negative diantaranya teknik : SEFT,THT,ICT, Forgiveness Therapy, dan EPT.

Teknik yang digunakan disesuaikan dari respon klien. Karena tidak ada teknik terapi yang cocok untuk semua klien.

Setelah emosi negative penyebab kecemasan sudah berhasil dinetralisir, klien juga wajib belajar mengontrol pikirannya agar selalu berpikiran positif. Karena pikiran negative akan membuat kecemasan tersebut bisa kambuh kembali.

Ada satu teknik yang selalu saya ajarkan ke klien-klien saya untuk melatih mereka untuk berpikiran positif yaitu teknik CRAFT. Teknik ini terbukti sangat efektif merubah pikiran negative menjadi positif. Tentunya teknik ini harus dilakukan secara disiplin dan konsisten.

Inti yang mau saya sampaikan dalam artikel ini adalah, kecemasan berlebihan insha Allah bisa disembuhkan. Yang penting anda tetap istiqomah untuk mencari kesembuhan. Agar penyakit mental ini bisa sembuh dibutuhkan 2 motivasi. Yaitu motivasi Internal yakni motivasi dari diri anda sendiri untuk sembuh dan motivasi eksternal yakni lingkungan anda mendukung kesembuhan anda.

Sikap terbaik agar anda bisa mendapatkan kesembuhan adalah Ikhlas menerima penyakit tersebut, ikhtiar yang terbaik dan pasrahkan kesembuhannya hanya kepada Allah.

Semoga bermanfaat

Dokter Pikiran

Jumat, 17 November 2017

TERAPI IKHLAS KESEDIHAN MENDALAM HILANG


Salah satu penyebab dari kesedihan yang mendalam adalah karena anda belum bisa menerima kenyataan yang sudah terjadi, anda belum mengikhlaskan dan melepaskan apa yang sudah terjadi. Nah sekarang saya akan bagikan sebuah teknik sederhana yaitu terapi IKHLAS yang Insha Allah bisa menghilangkan kesedihan anda.

Berikut Tahapannya :

·   Silahkan ambil posisi yang nyaman, boleh duduk atau berbaring. Setelah anda sudah merasakan nyaman dengan posisi anda silahkan tutup mata.

·      Rilekskan seluruh tubuh dari ujung kepala sampai ujung kaki

·     Fokus pada napas...sadari napas anda keluar masuk dari hidung anda...dan tambahkan zikir pada napas anda...lakukan sampai anda merasakan perasaan yang begitu tenang dan nyaman

· Rasakan kembali perasaan sedih yang anda rasakan selama ini. Jika ada perasaan ingin menangis...silahkan menangis jangan ditahan...kemudian identifikasi dibagian tubuh mana  yang anda rasakan paling tidak nyaman ketika merasakan perasaan sedih ini apakah kepala, wajah, leher, dada, perut, kaki atau bag tubuh yang lain

·     Letakkan telapak tangan kanan ke bagian tubuh yang tidak nyaman itu kemudian ucapkan ini dalam hati dengan khusuk “ ya Allah meskipun saat ini saya merasakan kesedihan yang sangat mendalam karena ....( sebutkan apa yang membuat anda sedih ) tapi saya ikhlas menerima semua ini  Ya Allah dan sekarang saya memilih untuk melepaskan perasaan sedih ini sekarang dan sekaligus demi kebaikan diri saya” Ucapkan 5-6 kali

·    Bayangkan dan rasakan perasaan sedih itu keluar dari tubuh anda berbentuk asap hitam dan seiring asap hitam itu keluar Dari tubuh anda, anda merasakan diri anda semakin legah dan plong

·    Setelah anda merasakan diri anda legah dan plong, ucapkan ini dalam hati dengan khusuk “ Mulai sekarang dan seterusnya, saya memutuskan mengijinkan diri saya untuk lebih bahagia lagi disituasi apapun karena kebahagiaan adalah cara hidup saya demikianlah kenyataannya” ucapkan 3x

·   Bayangkan dan rasakan di masa depan hidup anda bahagia disituasi apapun. Rasakan perasaan Bersyukurnya kepada Allah karena anda dikarunia kebahagiaan dalam hidup.

·  Ucapkan “ Terima kasih ya Allah atas kebahagiaan yang ENGKAU karuniakan kepada ku” Alhamdulillah...alhamdulillah...Alhamdulillah

·       Buka mata anda perlahan dan tersenyumlah


Selama mencoba

Minggu, 05 November 2017

TIPS MENGHILANGKAN SEGALA PERASAAN TIDAK NYAMAN DENGAN TEKNIK BALON


  • Belilah balon yang cukup tipis
  • Rasakan semua perasaan tidak nyaman yang dirasakan selama ini, apapun itu baik trauma, galau, kecewa,marah,kacau, tidak percaya diri dkk sampai anda merasakan emosinya puncak
  • Ambilah sebuah balon dan tiuplah balon secara perlahan-lahan saja, namun tiuplah secara terus menerus jangan berhenti
  • .Pada saat meniup balon, lakukan hal ini yaitu :Pindahkan seluruh perasaan tidak nyaman anda yang sudah memuncak tersebut buang ke balon. Atau  Anda juga bisa membayangkan asap hitam keluar dari pikiran dan perasaan anda dan mengalir ke balon, semakin besar dan besar.Jika ada wajah atau peristiwa yang muncul di pikiran, pindahkan juga ke balon, tiup terus menerus sampai wajah atau gambaran peristiwa tersebut pindah ke balon,Buanglah semua yang ingin anda buang dari diri anda ke balon
  • Tiuplah terus balon tersebut sampai akhirnya balon meletus, dan rasakan kesegaran dalam pikiran dan perasaan anda
Selamat Mencoba



Rabu, 27 September 2017

TEKNIK SELF TERAPI MEMBUANG KERUWETAN PIKIRAN




1.Ambil posisi yang nyaman, tutup mata, lakukan pernapasan segitiga 3x ( tarik, tahan dan buang ) kemudian bernapas secara perlahan sampai anda merasa tenang dan nyaman

2.Pikirkan sebuah pengalaman yang membuat pikiran anda menjadi ruwet/kacau. Munculkan gambaran kekacauan tersebut sehingga anda merasakan emosinya kembali

3.Rubahlah gambar keruwetan tersebut menjadi bentuk apapun...ikuti saja pikiran anda

4. Buatlah sejelas mungkin bentuknya...setelah itu buka mata dan gambarkan bentuknya di sebuah kertas

5.Tutup mata kembali, lihat kembali bentuk tersebut dan perintakan pikiran anda untuk membuat bentuk tsb mengecil...semakin kecil...semakin jauh...dan akhirnya menjadi sebuah titik dan lenyap dari pandangan anda

6.Jika bentuknya sudah lenyap, buka mata, bakar kertas tadi sampai menjadi abu

7.Tarik napas yang dalam-dalam dan putuskan untuk menjalani kehidupan lebih baik lagi


8.Bersyukur kepada Allah SWT atas kehidupan anda...karena kehidupan anda adalah sebuah keajaiban

Selamat Mencoba dan Semoga bermanfaat

Minggu, 03 September 2017

MENGAPA KAU PUKUL ANAK KU??!!!!


Beberapa hari yang lalu saya menangani seorang pasien anak berumur 9 tahun yang mengalami trauma setelah mondok di salah satu rumah tahfidz. Ketika diantar oleh ibunya, terlihat wajah anak tersebut agar pucat, bagian bawah mata agak hitam ( mungkin karena kurang tidur ) dan cenderung murung dan tatapan kosong. Padahal anak ini sepengetahuan saya adalah anak yang periang. Karena beberapa tahun yang lalu, saya pernah melakukan terapi pada anak ini dengan masalah hyper aktif.

Ibunya memutuskan untuk mengeluarkan dari rumah tahfidz tersebut setelah melihat perubahan perilaku dari anaknya. Anaknya dulu yang periang berubah menjadi penakut dan pemurung. Dan si ibu sudah curiga pasti ada yang tidak beres dengan pola pendidikan di rumah tahfidz tersebut meskipun si anak tidak pernah cerita secara detail apa yang dia alami selama di rumah tahfidz tersebut.

Dalam wawancara, saya menemukan suatu emosi ketakutan yang sangat intens terhadap pembinanya dan dia mengakui bahwa pembinanya sangat galak. Untuk mengetahui secara jelas apa yang terjadi pada diri anak, saya mulai melakukan hipnoanalysis. Saya mencari kejadian traumatik tersebut di segmen memori anak di pikiran bawah sadar dengan menggunakan emosi ketakutannya sebagai jembatan menuju ke memori tersebut.
Akhirnya saya menemukan 3 kejadian traumatik.

Kejadian yang pertama adalah ketika anak terlambat kembali ke pondok setelah liburan selama 1 hari bersama orang tuanya. Si anak mendapatkan teguran keras dari salah satu pembinanya dan yang membuat dia sangat takut adalah pembinanya menegur dia dengan suara yang keras, mata melotot sambil memegang besi pemukul. Menurut si anak , besi tersebut sudah digunakan untuk menghukum salah satu temannya di rumah tahfidz tersebut. Meskipun pada saat itu si anak tidak mendapatkan hukuman oleh sang pembina selain teguran keras si anak tetap merasa sangat ketakutan. Dan inilah awal mula ketakutan itu muncul dari diri si anak.

Kejadian yang kedua adalah ketika anak sementara mendengarkan penjelasan dari sang pembina, ada temannya yang mau meminjam pulpennya tapi dia menolak karena masih sementara mendengarkan penjelasan dari sang pembina. Melihat kejadian itu sang pembina langsung memarahi si anak dan temannya serta memukul kepala mereka dengan sebuah kamus tebal. Dan si anak merasakan pukulan itu sangat menyakitkan. Spontan ketika sang ibu mendengarkan pengakuan si anak, sang ibu langsung histeris dan menangis. Karena saya sangat mengenal sang ibu, beliau adalah ibu yang lembut dan bijaksana dalam mendidik anak. Mendengarkan anaknya mendapatkan kekerasan fisik jelas dia sangat terpukul terlebih lagi dia dipukul bukan karena kesalahan si anak. Ketika dia histeris dan menangis saya langsung berusaha menenangkan dia agar tidak mengganggu proses terapi anak. Setelah sang ibu tenang, terapi saya lanjutkan.

Kejadian yang ketiga adalah pada saat shalat berjamaah, ada teman si anak yang main-main ketika shalat di belakang ( kebetulan si anak ada di shaf belakang ) dan beberapa orang yang dibelakang langsung dipukul punggungnya dengan sajadah termasuk si anak meskipun dia tidak termasuk yang main-main. Dan saya tanya bagaimana rasa punggungnya, si anak spontan mengatakan sakit dengan ekspresi agak meringis. Jadi kemungkinan besar pukulan sang pembina cukup keras. Dan lagi-lagi sang ibu menangis lagi mendengarkan pengakuan si anak.

Dan saya bisa memaklumi, ibu mana yang tidak teriris hatinya mendapatkan kenyataan sang buah hati mendapatkan kekerasan baik secara fisik dan psikis terlebih lagi bukan si anak yang berbuat kesalahan. Tapi sesalah pun anak, kekerasan fisik tidak dibenarkan dalam memberikan hukuman.

Setelah menemukan 3 kejadian traumatik tersebut saya langsung memproses kejadian tersebut dengan teknik tertentu sehingga tidak berefek buruk buat si anak mulai sekarang dan selamanya. Kemudian saya juga membimbing dia untuk memaafkan para pembinanya. Saya memberikan pemahaman baru bahwa niat para pembina baik tapi cara mereka yang keliru. Dan untunglah si anak bukan tipe pendendam dan proses memaafkan bisa berjalan dengan mudah.

Setelah semua selesai saya meminta anak mengingat kembali kejadian traumatik tersebut dan dia mengatakan perasaannya sudah nyaman. Kemudian saya menutup dengan sugesti agar si anak lebih berani, percaya diri, lebih sehat dan mudah menghapal alquran.

Teman-teman sekalian saya yakin dan percaya niat para pembina di rumah tahfidz tersebut sangatlah baik, yaitu agar semua anak didiknya bisa menghapal alquran dengan cepat dan tepat. Dan memang terbukti efektif dari segi hapalan. Menurut pengakuan sang ibu, setelah 2 minggu di rumah tahfidz, si anak bisa menghapal juz 30 bolak balik dan secara acak dengan tepat. Sebelum masuk ke rumah tahfidz si anak belum bisa melakukan hal tersebut. TETAPI pola yang mereka lakukan akan meninggalkan luka fisik dan psikis terhadap anak dan sudah bisa dipastikan hal ini pasti akan berdampak buruk buat masa depan anak.

Berikut ini adalah dampak-dampak yang ditimbulkan kekerasan terhadap anak, antara lain :

Dampak kekerasan fisik
Anak yang mendapat perlakuan kejam baik dari orang tua atau pun  pendidiknya akan menjadi sangat agresif, dan setelah menjadi orang tua akan berlaku kejam kepada anak-anaknya. Orang tua agresif melahirkan anak-anak yang agresif, yang pada gilirannya akan menjadi orang dewasa yang menjadi agresif. Lawson (dalam Sitohang, 2004) menggambarkan bahwa semua jenis gangguan mental ada hubungannya dengan perlakuan buruk yang diterima manusia ketika dia masih kecil. Kekerasan fisik yang berlangsung berulang-ulang dalam jangka waktu lama akan menimbulkan cedera serius terhadap anak, meninggalkan bekas luka secara fisik hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Dampak kekerasan psikis
Unicef (1986) mengemukakan, anak yang sering dimarahi orang tuanya, apalagi diikuti dengan penyiksaan, cenderung meniru perilaku buruk (coping mechanism) seperti bulimia nervosa (memuntahkan makanan kembali), penyimpangan pola makan, anorexia (takut gemuk), kecanduan alkohol dan obat-obatan, dan memiliki dorongan bunuh diri. Menurut Nadia (1991), kekerasan psikologis sukar diidentifikasi atau didiagnosa karena tidak meninggalkan bekas yang nyata seperti penyiksaan fisik. Jenis kekerasan ini meninggalkan bekas yang tersembunyi yang termanifestasikan dalam beberapa bentuk, seperti kurangnya rasa percaya diri, kesulitan membina persahabatan, perilaku merusak, menarik diri dari lingkungan, penyalahgunaan obat dan alkohol, ataupun kecenderungan bunuh diri.

Berdasarkan hasil penelitian Lise Gliot bahwa Bentakan atau perkataan kasar akan merusak lebih dari 1 milyar sel otak anak. Mencubit atau memukul anak akan merusak puluhan miliyar sel otak anak. Tapi dengan 1 pujian, kehangatan pelukan dan kasih sayang maka akan membangun dengan sangat baik bibit kecerdasan seorang anak... yang membuat perkembangan otak anak yang sangat cepat.
Secara Psikologi pola yang tepat dalam menghapal alquran adalah dengan menciptakan Suasana senang dan membahagiakan.Dengan hal itu akan membantu anak untuk mengingat hafalannya dalam waktu yang lama, dengan demikian anak akan berinteraksi dengan Al-Qur’an dengan perasaan cinta dan keterikatan terhadap Al-Qur’an.

Bukan dengan kemarahan dan kekerasan. Karena dengan kemarahan dan kekerasan sang anak akan tumbuh menjadi penghapal alquran yang pemarah, agresif dan suka dengan kekerasan. Dan tentunya itu tidak sesuai dengan nilai-nilai dari ayat-ayat alquran yang mereka hapal. Sangat Kontras bukan???

Beberapa hari setelah Terapi saya, melakukan follow up kepada sang ibu dan sang ibu mengatakan anaknya sudah ceria kembali dan sudah pindah ke sekolah tahfidz yang baru yang pola pendidikannya menggunakan pendekatan persuasif ( tanpa paksaan ), suasana yang menyenangkan, dimulai dengan ayat-ayat yang mudah dipahami dan mengedepankan keteladanan dan motivasi

Kesimpulan dari postingan ini adalah JANGAN MEMULAI SESUATU YANG BAIK DENGAN CARA YANG TIDAK BAIK KARENA AKAN MENGHASILKAN SESUATU YANG TIDAK BAIK JUGA.

Semoga bisa menjadi bahan renungan dan pembelajaran untuk kita semua

Dokter Pikiran

Rabu, 30 Agustus 2017

TIPS MEREDAKAN KEKACAUAN PIKIRAN DENGAN CEPAT


Apakah anda pernah merasakan pikiran anda kacau, perasaan tidak karuan dan tidak tahu mau melakukan apa? Santai....kali ini saya akan memberikan tipsnya. Chek this out

1. Letakkan ujung lidah Anda di belakang gigi bawah.

2. Tahan nafas Anda! Selama mungkin… Selama-lamanya, sampai terasa sesak di dalam dada Anda. Bahkan, coba sampai terasa sangat sesak.

3. Lalu, baru buang nafas Anda dengan menghentakkannya sekeras mungkin dari dalam perut Anda…

4. Pertahankan selama beberapa saat, posisi ujung lidah Anda. Boleh sambil pejamkan mata, bila Anda mau.

5. Setelah itu, lanjutkan kegiatan Anda. Rasakan perbedaan yang terjadi sebelum melakukan tip praktis ini dan setelahnya… Jangan heran, akan ada muncul saja ide-ide baru kreatif yang dibutuhkan.

Terus latih dan kuasai teknik “Emotional Releasing” sederhana ini, sampai menjadi kemampuan otomatis Anda, kapanpun diperlukan.

Selamat mencoba